Radish & Culinary Uses

Kuliner Indonesia kurang mengenal sayur dari umbi bernama Radish (Raphanus sativus). Bentuk, rasa dan aromanya hampir mirip lobak. Biasanya digunakan sebagai bahan campuran salad.
Selain mirip lobak, jika belum dipotong, umbi ini juga mirip dengan umbi bit. Perbedaan dengan umbi bit,  kulit dan bagian daging umbi bit semuanya berwarna merah, sedangkan radish hanya kulit luarnya saja. Radish biasanya dimakan mentah  sebagai campuran salad, tumisan, asinan atau isi sup. Aroma yang khas dengan rasa yang unik membuat masakan terasa berbeda jika ditambahkan radish.  Jika Anda membuat saus cocolan, sedikit parutan umbi radish bisa menjadi bahan tambahan agar citarasa saus lebih segar. Pilih radish yang masih muda agar tekstur rasanya renyah dan tidak terlalu getir rasanya.
Ditilik dari sisi nutrisi, umbi radish kaya akan vitamin dan serat. Bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mempelancar proses pencernaan dan mencegah kanker saluran cerna. Terks & Foto: Budi Sutomo.
Kandungan Gizi Radish Per 100 g
Energi 16 kcal
Sugars 1.86 g
Serat 1.6 g
Lemak 0.10 g
Protein 0.68 g
Thiamine (Vit. B1) 0.012 mg (1%)
Riboflavin (Vit. B2) 0.039 mg (3%)
Niacin (Vit. B3) 0.254 mg (2%)
Pantothenic acid (B5) 0.165 mg (3%)
Vitamin B6 0.071 mg (5%)
Folate (Vit. B9) 25 μg (6%)
Vitamin C 14.8 mg (25%)
Calcium 25 mg (3%)
Iron 0.34 mg (3%)
Magnesium 10 mg (3%)
Phosphorus 20 mg (3%)
Potassium 233 mg (5%)
Zinc 0.28 mg (3%)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s